Postingan

Menampilkan postingan dari 2011

Gedong Gincu, Mangga Termahal di Indonesia

Gambar
Kalau Anda berkendaraan pribadi dari Jakarta ke Semarang atau sebaliknya pada malam hari, jangan tergiur untuk membeli mangga gedong gincu di perjalanan. Bulan-bulan Juni sd. Oktober, biasanya akan tampak kios mangga pinggir jalan berderet di Jatibarang. Jenis mangga yang dijual beragam.

Mangga Gedong Gincu Melejit

Gambar
Mangga gedong gincu, dengan warna kuning ke merah – merahan, merupakan produk andalan perkebunan Indramayu, Jawa Barat. Mangga ini memiliki ciri khas, bentuk buahnya kecil dan bulat. jika dicium baunya harum.

Sekilas Varietas Mangga

Gambar
Kio Jay : Sebagai pendatang baru, mangga Kiojai mungkin belum cukup dikenal, bahkan oleh pecinta tanaman buah sekalipun. Padahal mangga Kiojai sangat menjanjikan dan bukan tidak mungkin akan menjadi primadona dalam waktu dekat.

Update Harga Terbaru Komoditi Agrobisnis

1. Temulawak Rajang Kering Rp. 8.000/Kg ready 5 Ton
2. Laos Rajang Kering Rp. 9.000/Kg ready 5 Ton
3. Jahe Emprit Rajang Kering Rp. 74.500/Kg ready minggu depan 1 Ton
4. Jahe Merah Rajang Kering Rp. 70.500/Kg ready minggu depan 600Kg
5. Jahe Merah Kering Rajang Rp 75rb-80 ribu franco surabaya/solo
6. Madu hutan liar pedalaman sumatera dari sarang lebah sialang (aphis dorsata) Harga Konsumen Rp 45rb/jerigen (isi bersih 1/2kg)
7. Harga telur/anak semut rang-rang ini bisa mencapai Rp.100.000,- per Kg.
8. gula kelapa merah (asal sukabumi) Harga Rp.8.500,- /Kg
9. Beras Super Cianjur Asli. harga KW 1 =7300/kg. harga KW 2 =6900/kg
10. Beras Ketan cianjur: ketan putih kw 1 = 9500/kg. ketan hitam kw 1 = 14500/kg
11. DOD (Anak itik/bebek. DOC (Anak Ayam Kampung)DOD Peking = Rp. 10.500,-
12. DOD Hibrida 1 (Persilangan Peking dengan Lokal) = Rp. 5.750,-
13. DOD Hibrida 2 (Persilangan Lokal dengan Lokal ras yang berbeda) = Rp.
5.000,-
14. DOD Mojosari = Rp. 4.000,-
15. DOD Khaky Chambel = Rp. 3.800,-
16. DOC Ay…

Pembuatan Asap Cair dari Tempurung Kelapa

Gambar
Bahan : Tempurung Kelapa 100kg
Alat : Drum 100kg, Kompor, Pipa penyalur asap, drum penampung asap, kondensor, penampung cairan.

Harga Mete Melambung, Pedagang Terpaksa Datangkan Mete Luar Sultra

Monday, 17 January 2011. KENDARINEWS -- Kendari, Cuaca ekstrim yang saat ini masih terjadi, berbias ke petani mete. Musim panen yang harusnya dirasakan ternyata membuat mereka merasakan dampak gagal panen. Pedagang mete juga merasakan dampaknya, terutama kios-kios mete di seputaran By Pass Kendari. Tidak adanya mete lokal membuat mereka harus mendatangkan dari provinsi lain seperti Sulteng, Pulau Buru (Maluku),NTT dan Makassar. Harga jual mete pun tentu lebih mahal, yang berimbas pada daya beli masyarakat yang semakin menurun.

Harga Mete Turun, Petani Solor-Adonara Resah

Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Harga Jambu Mete di tingkatan petani di Pulau Solor dan Adonara turun. Pada tahun-tahun sebelumnya, harga jambu mete di bulan ini mencapai Rp 10.000/kg. Kini, harga komoditas perkebunan tersebut antara Rp 7.500-Rp 8.000/kg.

Jelang Lebaran, Harga Mete Naik

Kamis, 07/07/2011 00:12 WIB - Eko Sudarsono. 
WONOGIRI—Meski Lebaran masih kurang satu setengah bulan, harga mete mengalami kenaikan tajam. Biasanya mete matang harga berkisar Rp 60.000-an per kilogram, namun kini menjadi Rp 92.000 per kilogram. Bahkan, untuk bahan baku terpaksa impor dari Vietnam dan mendatangkan dari Kalimantan Selatan serta Sumbawa. Sulitnya mendapatkan bahan baku mete karena terlalu banyak hujan sehingga tidak berbuah.

Indonesia Mengekspor Mete Terbesar

5 Maret 2009. Meningkatnya pertumbuhan konsumsi dunia terhadap mete adalah salah satu peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan produksi mete, utamanya dalam 18 bulan ke depan. Produksi mete Indonesia setiap tahun diperkirakan sebanyak 95 ribu ton dan hanya 20 persen disalurkan untuk kebutuhan dalam negeri, sementara 80 persen di ekspor ke berbagai negara.

Ayam Sombong

Gambar
Hanya berukuran sekepal tangan orang dewasa, ayam serama telah membuat kepincut para penggemarnya.

Kembangkan Rosella untuk Tingkatkan Pendapatan

Pertanian padi ternyata kurang sesuai untuk diterapkan di Majatra, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin. Sistem irigasi di Majatra telah banyak yang rusak dan sulit diperbaiki. Sedangkan, tingkat keasaman tanah cukup tinggi sehingga tak cocok untuk tanaman padi. Karena itu, BINA VITALIS dan petani dampingannya mulai mengembangkan budidaya rosella (Hibiscus sabdariffa) yang dirasa potensial untuk mendatangkan keuntungan.

Olah Tepat Rosella

1. Cuci kelopak hasil panen dengan air bersih.
2. Belah kelopak rosela dan keluarkan bijinya.
3. Tempatkan kelopak yang telah dikupas di nampan atau alas yang bersih, lalu kering-anginkan selama kurang lebih sehari hingga layu.
4. Masukkan kelopak rosela ke dalam oven hingga temperatur maksimal 800C selama 45 menit.

Dari Ladang hingga Secangkir Rosela

Inilah ritual Abdussalam Masduqie menjelang petang. Sambil duduk santai di serambi depan rumah, ia membuka stoples berisi kelopak rosela kering. Tiga kelopak rosela yang dipetik di halaman dimasukkan ke dalam gelas. Ia menyeduhnya dengan air hangat dan menambahkan 2 sendok teh gula. Setelah dingin, teh rosela-sebutan air seduhan rosela-itu ia teguk hingga tandas. Rasa penat setelah seharian beraktivitas pun lepas sudah.

Rosella, Laba di Balik Kesegarannya

Selama empat tahun Bambang Irwanto bersusah-payah memperbanyak benih rosela asal Sudan. Jerih payah itu kini berbalas manis. Setiap bulan ia berhasil menjual rata-rata 750 kg rosela kering. Dengan harga jual Rp500.000 per kg, setidaknya Rp225-juta mengalir ke rekeningnya setiap bulan.